Cara Melihat Bulan Purnama Serigala 28 Januari 2021 hingga Kalender Bulan Purnama Tahun Ini

Pada 28 Januari 2021, akan ada fenomena bulan purnama Serigala atau Wolf Moon. Di tahun 2021 ini, Anda bisa menemui berbagai jenis penampakan bulan purnama, mulai dari Wolf Moon hingga Pink Moon. Dilansir , bulan purnama terjadi sebulan sekali.

Namun, tidak semua wilayah bisa menikmati keindahan bulan penuh atau hanya terlihat sebagian saja. Bulan purnama tahun ini akan terjadi pada Kamis, 28 Januari 2021 pukul 14:16 EDT (19:16 UTC). Di tanggal ini, bulan akan nampak purnama pada malam sebelum dan sesudah puncaknya.

Bulan purnama yang akan terjadi esok ini dikenal sebagai Bulan Serigala atau Wolf Moon. Menurut laporan NASA, Wolf Moon merupakan nama Eropa kuno untuk bulan purnama kedua di musim dingin. Nama Eropa lain untuk bulan purnama ini adalah Bulan Lilin atau Candles Moon, berkaitan dengan Candlemas pada 2 Februari.

Sedangkan dalam kalender Hindu, bulan purnama ini disebut Shakambhari Purnima, yakni hari terakhir dalam 8 hari libur Shakambari Navratri untuk memperingati Dewi Shakambhari. Komunitas Hindu Tamil merayakan festival Thaipusam saat bulan purnama ini muncul. Di Myanmar, bulan purnama ini bertepatan dengan Festival Pagoda Ananda, festival seminggu untuk merayakan kuil Buddha yang dibangun pada 1105 M di kota Bagan.

Bagi umat Buddha di Sri Lanka, bulan ini disebut Duruthu Poya, peringatan kunjungan pertama Buddha Siddhartha Gautama ke Sri Lanka. Wolf Moon akan mencapai puncaknya pada 28 Januari, muncul di seberang matahari pada 14:16 EST. Namun, para astronom mengatakan, bulan hanya akan terlihat dengan mata telanjang setelah matahari terbenam sekitar pukul 17.30 EST, dan akan tetap penuh hingga dini hari Jumat pagi, menurut laporan NASA.

Untuk melihat Bulan Serigala, profesor astronomi Universitas York Paul Delaney mengatakan bahwa pengamat langit hanya perlu melihat ke ufuk timur. Dia menambahkan, meski langit tidak sepenuhnya cerah, bulan akan tetap bersinar. "Bulan akan terjaga sepanjang malam sehingga benar benar tidak mungkin terlewatkan jika Anda menyaksikan cakrawala timur," kata Delaney.

"Tentu saja (bulan) akan tampak lebih besar di cakrawala, itulah yang kita sebut ilusi bulan, saat (bulan) seperti berjalan melewati pepohonan dan rumah, tetapi ia akan naik ke langit, dan akan terjaga sepanjang malam dan malam," katanya, dikutip dari . Lebih lanjut, Delaney merekomendasikan untuk mematikan flash kamera saat memfoto fenomena astronomi tersebut. Delaney mengatakan, Bulan Serigala sangat cerah sehingga akan terlihat jelas dengan mata telanjang.

"Tidak ada bantuan optik yang dibutuhkan untuk melihat bulan. Teropong atau teleskop, bisa memperjelas segi detail sehingga Anda benar benar bisa melihat beberapa kawah dengan lebih jelas," jelasnya. Ahli ini menerangkan, melihat Wolf Moon tidak membahayakan penglihatan. Hanya saja mungkin akan terjadi sedikit 'buta kecerahan langit' setelah melihatnya.

"Karena Anda telah melihat objek yang begitu terang, pupil Anda membesar. Ketika Anda tidak lagi melihat objek yang terang itu, semua yang ada di sekitar Anda terlihat gelap," terangnya. Menurut NASA, bulan purnama terjadi kira kira setiap 29,5 hari, yang merupakan panjang dari satu siklus bulan. Bulan purnama berikutnya, yang dijuluki Bulan Salju atau Snow Moon akan terlihat pada 27 Februari.

28 Januari: Wolf Moon 27 Februari: Snow Moon 28 Maret: Worm Moon 26 April: Pink Moon 26 Mei: Flower Moon 24 Juni: Strawberry Moon

23 Juli: Buck Moon 22 Agustus: Sturgeon Moon 20 September: Corn Moon 20 Oktober: Harvest Moon 19 November: Beaver Moon 18 Desember: Cold Moon

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*